JAKARTA – Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkap alasan di balik keputusan mencoret kapten tim, Wataru Endo, dari skuad Jepang untuk Piala Dunia 2026.
Gelandang yang kini membela Liverpool FC tersebut dipastikan absen setelah mengalami cedera pada kaki kiri yang membuatnya tidak dapat tampil optimal sepanjang turnamen.
Posisi Endo dalam skuad Samurai Biru kemudian digantikan oleh penyerang Borussia Mönchengladbach, Shuto Machino.
Sementara itu, ban kapten Timnas Jepang kini diberikan kepada bek AFC Ajax, Ko Itakura.
Moriyasu Akui Sudah Berupaya Mempertahankan Endo
Jepang dijadwalkan menjalani laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 menghadapi Netherlands national football team pada Minggu (14/6/2026) waktu setempat atau Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB.
Dikutip dari Daily Mail, Moriyasu mengatakan dirinya bersama tim pelatih dan staf medis telah berusaha semaksimal mungkin agar Endo tetap bisa memperkuat Jepang di turnamen tersebut.
“Kami memintanya untuk berusaha sebaik mungkin dan juga meminta staf medis untuk merawatnya,” kata Moriyasu.
Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, tim pelatih menilai kondisi Endo tidak memungkinkan untuk tampil maksimal sepanjang kompetisi.
“Kami membahas bahwa selama Piala Dunia, mungkin akan sulit baginya untuk tampil maksimal selama seluruh periode pertandingan, sehingga keputusan kemudian dibuat,” imbuh Moriyasu.
Endo Akui Kecewa Gagal Tampil di Piala Dunia
Endo mengaku telah berusaha keras memulihkan kondisi fisiknya agar bisa tampil bersama Jepang di Piala Dunia 2026.
Meski kecewa harus absen, pemain berusia 33 tahun itu menyatakan tidak menyesali perjuangan yang telah dilakukannya selama masa pemulihan cedera.
“Saya telah melakukan segala daya kemampuan saya sejak mengalami cedera, jadi saya tidak menyesal,” kata Endo.
“Tentu saja saya frustrasi karena tidak bisa bermain di Piala Dunia ini.”
Endo juga mengaku bangga pernah dipercaya menjadi kapten Timnas Jepang sejak Piala Dunia Qatar dan turut membantu perkembangan tim dalam beberapa tahun terakhir.
“Tetapi lebih dari itu, saya bangga karena telah mampu menjadi kapten tim ini sejak Piala Dunia Qatar dan membantu tim ini berkembang demi target memenangkan Piala Dunia,” ujarnya.





