Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Dari Hand of God Maradona hingga Penebusan David Beckham

David Beckham Bangkit dari Titik Terendah

Rivalitas Inggris dan Argentina kembali memanas ketika kedua tim bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis.

Argentina lebih dulu unggul melalui penalti Gabriel Batistuta. Inggris kemudian menyamakan kedudukan lewat penalti Alan Shearer sebelum Michael Owen membawa The Three Lions berbalik memimpin melalui aksi individu yang impresif.

Namun, jalannya pertandingan berubah ketika David Beckham menerima kartu merah setelah terlibat insiden dengan Diego Simeone pada babak kedua.

Meski tetap mampu memaksakan pertandingan hingga adu penalti, Inggris akhirnya tersingkir setelah kalah dalam babak tos-tosan.

Baca Juga :  Lionel Messi Ukir Hattrick dan Samai Rekor Klose di Piala Dunia 2026: Ini Kata La Pulga

Kartu merah tersebut membuat Beckham menjadi sasaran kritik tajam saat kembali ke Inggris.

Empat tahun kemudian, Beckham berhasil membungkam kritik.

Setelah dipercaya menjadi kapten tim oleh Sven-Goran Eriksson pada 2001, ia membawa Inggris lolos ke Piala Dunia 2002 melalui tendangan bebas penting pada babak kualifikasi.

Kesempatan membalas kekalahan dari Argentina akhirnya datang di Piala Dunia 2002.

Beckham menjadi penentu kemenangan Inggris lewat gol penalti yang memastikan The Three Lions menang 1-0 pada fase grup.

Baca Juga :  Vinicius Jr Naik ke Posisi Kedua Top Skor Piala Dunia 2026, Ungguli Mbappe dan Haaland Meski Sama-Sama Cetak 4 Gol

Kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang Inggris atas kemenangan melawan Argentina di Piala Dunia sejak edisi 1966.

Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia

  • 1962 – Fase Grup: Inggris 3-1 Argentina
  • 1966 – Perempat Final: Inggris 1-0 Argentina
  • 1986 – Perempat Final: Argentina 2-1 Inggris
  • 1998 – Babak 16 Besar: Argentina 2-2 Inggris (Argentina menang adu penalti)
  • 2002 – Fase Grup: Inggris 1-0 Argentina

Pos terkait