5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Belum Ditemukan, Basarnas Lampung Kerahkan 2 RIB

Lima Jurnalis Masih dalam Pencarian

Hingga Rabu, delapan orang yang berada di dalam speedboat tersebut masih berstatus dalam pencarian.

Mereka yakni Warta (55) yang merupakan kapten kapal, Surakman (60), Heriyanto (49) yang bertugas sebagai pemandu, serta lima jurnalis.

Kelima jurnalis tersebut adalah M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Speedboat tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan Selat Sunda.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah sektor yang diperkirakan menjadi jalur kapal.

Operasi SAR Libatkan Sejumlah Instansi

Selain Basarnas Lampung, operasi pencarian melibatkan sejumlah instansi dan unsur SAR gabungan.

Baca Juga :  KLH Percepat Penagihan Denda 1.369 Perusahaan Pelanggar Lingkungan di 14 Provinsi

Personel yang terlibat antara lain dari Pos SAR Bakauheni, kru kapal SAR, Lanal Lampung, Polairud, Mabes Polairud, Ditpolairud Polda Lampung, Kesbangpol Provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, BPBD Lampung, serta Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Sejumlah peralatan dan kapal juga dikerahkan dalam operasi tersebut.

Selain dua RIB, unsur pendukung lainnya antara lain KRI Lepu, alat pelindung diri, serta perlengkapan pencarian dan pertolongan lainnya.

Seluruh unsur bergerak dengan mengacu pada rencana operasi serta pembagian sektor yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  KONAMI Geruduk Kejati Jambi, Desak Usut Dugaan Pengaturan Tender Proyek Jalan DBH Sawit di Kerinci

Keselamatan Tim SAR Jadi Perhatian

Deden mengatakan, kondisi perairan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pola pencarian.

Hal tersebut penting karena area pencarian cukup luas dan berada di kawasan perairan Selat Sunda.

Personel yang bertugas diminta tetap mengutamakan keselamatan selama proses penyisiran.

Basarnas Lampung memastikan dukungan terhadap operasi pencarian akan terus diberikan secara terkoordinasi dengan Basarnas Banten dan unsur SAR lainnya.

Hingga Rabu, speedboat beserta delapan orang yang berada di dalamnya masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran untuk mengetahui keberadaan kapal dan seluruh penumpangnya.

Pos terkait