Temon Dikenang sebagai Penghibur Sesama Pelawak
Hal serupa disampaikan komedian senior Jarwo Kwat yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Seniman Komedi Indonesia (Paski).
Jarwo mengenang Temon sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia komedi dan dikenal berhati baik.
“Dia enggak pernah marah. Dia cuma marah sama kehidupan dia doang sendiri gitu. Kalau sama orang lain enggak pernah marah dia. Baik banget itu orangnya,” kata Jarwo.
Menurutnya, Temon bukan hanya menghibur masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan tawa di kalangan sesama pelawak.
“Dia tuh sebisa mungkin dia tuh penghibur pelawak. Jadi kalau pelawak itu menghibur masyarakat, nah dia menghibur masyarakat iya, tapi menghibur pelawak juga. Harusnya itu honornya dobel ya,” tutur Jarwo.
Jarwo mengungkapkan, dirinya bersama rekan-rekan Paski DKI Jakarta masih sempat tampil bersama Temon dalam pementasan Jakalcer di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada akhir Juni lalu.
Selain itu, Temon juga masih aktif memberikan coaching clinic atau pelatihan komedi di kawasan Antasari.
“Cuma memang kalau kita melihat dari fisik atau apa, mungkin sudah ada faktor umur kali ya, sudah 59 tahun ya. Tapi kita tetap support untuk berkegiatan bersama-sama,” tutur Jarwo.
Udin Penyok: Temon Selalu Membawa Keceriaan
Komedian Udin Penyok yang pernah beradu akting bersama Temon dalam serial komedi Abdel dan Temon juga mengenang almarhum sebagai sosok yang selalu membawa suasana ceria, baik di atas panggung maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Udin, karakter itulah yang membuat Temon mendapat julukan khusus di kalangan sesama komedian.
“Sebagai seorang teman, dia itu memang lucu, jadi enggak cuma di TV gitu ya, sehari-hari emang lucu. Temon itu enggak pernah ngeluh, selalu semangat, selalu paling ceria, makanya dijulukinya pelawaknya pelawak, paling suka bikin orang ketawa,” kata Udin saat ditemui di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Sebagai informasi, Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi akibat serangan jantung. Ia sempat dilarikan ke RSUD Mampang, namun nyawanya tidak tertolong.
Jenazah almarhum kemudian disemayamkan di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Effatha, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Rencananya, Temon akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026) pukul 11.00 WIB.





